I Should Be Happy But..
Mei 30, 2011
dewira
Kaitkata: feeling, have, i, just, the
That’s weird because I should be happy but I’m Sad.
Aku : Hallo, Apa kabar?
Dia : Sehat. Kok hapemu ga bisa dihubungi ya?
Aku : Aktif kok, sms mu juga nyampe
Dia : Oh kirain ga nyampe soalnya ga telpon ke sini.
Aku : Gimana anakmu? Siapa namanya.
Dia : Rifa
Pembicaraanpun mengalir ke pertanyaan standar untuk orang yang baru melahirkan. Dan sepanjang pembicaraan aku tak begitu bersemangat. Menutupi perasaan yang sebenarnya agar sinyalnya tak tertangkap telinganya.
Aneh memang, saat kakakku melahirkan anak pertamanya aku sangat antusias tapi giliran adikku aku merasakan yang sebaliknya. Mungkin di sana mereka bingung mengapa aku terkesan tak peduli padahal Kakakku setiap hari menanyakan kabarnya bahkan sampai berniat pulang kampung hanya untuk menjenguk keponakannya.
Yeah, its weird and complicated. I’m sorry Sis. Still, I can’t do what I should do or feel what I should fell because I have to deal with this pain first.
Entry Filed under: Uncategorized
Tinggalkan Balasan
Trackback this post | Subscribe to comments via RSS Feed